Welcome...Thanks for your visit....
Blog ini berisi informasi seputar Bayi, Balita, Batita, Kehamilan, Ibu Menyusui, Keluarga, Kesehatan, Kuliner, dll
--- Scroll ke bawah utk melihat Index atau Klik Tab2 dibawah ini ...

Monday, October 31, 2011

Trik Menjalin Hubungan dengan Si AntiKomitmen

Hal yang paling ditakutkan oleh kebanyakan kaum wanita adalah pria yang mereka kencani tak ingin melangkah ke hubungan yang lebih serius. Memang ada sebagian pria yang takut untuk menjalani hubungan yang penuh komitmen. Namun untuk membuat pria yang tak mampu membayangkan dirinya terikat dalam suatu institusi pernikahan ini yakin untuk menikahi Anda, Anda harus berkompromi terlebih dahulu dengan mereka. Bagaimana pun, kenyataan bahwa sebenarnya ia sangat mencintai Anda memang perlu diperjuangkan, bukan?
Nah, bagaimana cara berkompromi dengan pria yang takut berkomitmen?

Jangan bermain-main dengan perasaan Anda atau dia. Main tarik ulur, pura-pura jual mahal, atau bertindak seolah Anda ingin bunuh diri bila tak bisa menikah dengannya, akan membuat si dia tidak akan benar-benar atuh hati pada Anda.

Berikan keleluasaan. Anda tak ingin merasa terjebak dalam suatu hubungan yang membuat Anda terpaksa menjalaninya kan? Begitu juga dia. Memberikan keleluasaan terhadap pria akan membuat ia tetap merasa menjadi dirinya sendiri.

Bersikap mandiri. Jangan menjadi perempuan yang segala sesuatunya bergantung pada pasangan. Buat si dia merasa Anda adalah perempuan yang aktif, dan mampu memenuhi kebutuhan hidup Anda tanpa campur tangannya. Anda hanya menginginkannya untuk membuat hidup Anda lebih indah.

Jadilah  mitra yang menyenangkan. Jangan suka merajuk atau mudah merasa tertekan. Ketika pasangan melihat Anda menikmati setiap momen dalam hidup Anda, maka dia tidak akan ragu untuk menikmati setiap momen dalam hidupnya bersama Anda. Ia juga tidak lagi memandang perkawinan sebagai sesuatu yang mengikat, melainkan sarana untuk menciptakan dunia Anda yang menyenangkan bersamanya.

Buat dia nyaman. Sebenarnya tak cuma pria yang sering mengkhawatirkan pernikahan. Kita juga sering begitu, kok. Buatlah dia merasa nyaman dengan rencana-rencana jangka panjang yang Anda siapkan untuk Anda dan dirinya.

Jangan berpura-pura. Umumnya pria membenci kepura-puraan. Tunjukkan apa adanya diri Anda, agar dia tau bagaimana kepribadian Anda sesungguhnya. Tak ada gunanya mengubah karakter Anda demi mendapatkan kepercayaannya, atau mengikuti sikap hidupnya agar ia terkesan pada Anda.

Ekspresikan diri Anda. Jika Anda ingin menikah, katakan pada pasangan bahwa kelak Anda pun ingin menikah. Jangan bersikap seolah memahami kekhawatirannya mengenai perkawinan, namun diam-diam Anda berusaha mengikatnya lebih cepat. Enggak salah kok, menyampaikan apa yang menjadi keinginan Anda kepada pasangan.

Rasakan apa yang dia rasakan. Jika Anda ingin dimanja oleh pasangan, maka bukan tidak mungkin sebenarnya ia juga ingin dimanja oleh Anda. Saling memahami apa yang diinginkan adalah poin penting dalam suatu hubungan.

Pastikan. Yakinkan diri Anda bahwa si dia memang benar-benar bersedia untuk meningkatkan hubungan menjadi lebih serius. Sebaliknya, pastikan juga diri Anda bahwa itulah yang benar-benar Anda inginkan. Jangan sampai Anda menyesal belakangan karena menyadari bahwa si dia sebenarnya hanya merasa terdesak untuk menikahi Anda.

Jangan mendominasi. Suatu hubungan adalah bagaimana Anda menjalin keselarasan dan kesetaraan dengan pasangan. Pria tak suka diatur atau diarahkan menjadi seseorang yang bukan dirinya. Jangan mencoba untuk mendominasi atau bahkan didominasi oleh pria. Pertimbangkan setiap pandangan dan pendapatnya, hal ini akan mebuat dia lebih terbuka dengan Anda.